Kematian Sri Lestari juga berdampak besar pada anak mereka, Raden. Ia yang masih sangat kecil harus menjalani hidup tanpa ibu dan harus menghadapi kenyataan bahwa ayahnya adalah seorang pembunuh.
Pada tanggal 10 Agustus 1988, tragedi terjadi. Sri Lestari ditemukan tewas di sebuah hotel di Jakarta. Menurut laporan, ia dibunuh oleh Warsidi karena cemburu. akibat guna guna istri muda 1988 exclusive
Pada saat itu, pernikahan antara seorang suami yang lebih tua dengan istri yang masih muda bukanlah hal yang aneh. Namun, pernikahan antara Warsidi, seorang pengusaha sukses yang berusia 55 tahun, dengan Sri Lestari, seorang gadis muda berusia 19 tahun, menjadi perhatian banyak orang. Keduanya menikah pada tahun 1987, dan pada tahun 1988, kisah mereka menjadi sangat populer. Kematian Sri Lestari juga berdampak besar pada anak
Sri Lestari, yang masih sangat muda, merasa terjebak dalam pernikahan dengan seorang suami yang jauh lebih tua. Ia merasa tidak memiliki kebebasan untuk menjalani hidupnya sendiri dan harus memenuhi keinginan suaminya yang lebih tua. Sri Lestari ditemukan tewas di sebuah hotel di Jakarta
Warsidi kemudian ditangkap dan dipenjara karena pembunuhan tersebut. Ia divonis hukuman penjara seumur hidup.
Kisah ini juga memberikan pelajaran kepada kita semua tentang pentingnya menghormati hak-hak dan kebebasan individu, terutama dalam sebuah pernikahan. Pernikahan yang sehat harus didasarkan pada saling menghormati, saling percaya, dan kesetaraan.